Mengukur Efektifitas Sistem Penilaian Prestasi Kerja


Cascio (1995:270)enam syarat yang bias dipakai untuk mengukur efektif tidaknya suatu Sistem Penilaian Prestasi Kerja Pegawai :

Supervisor (Penilai), Mengukur kemampuan dan motivasi penilai dalam melakukan penilaian secara terus menerus, merumuskan prestasi kerja pegawai secara objektif dan  membarikan umpan balik kepada pegawai.

Relevance (Keterkaitan), Mengukur keterkaitan langsung unsure-unsur penilai prestasi kerja dengan uraian pekerjaan.

Sensitivity (Kepekaan), Mengukur keakuratan/kecermatan system penilaian prestasi kerja yang dapat membedakan pegawai yang berprestasi dan yang tidak berprestasi, serta system harus dapat digunakan untuk tujuan administrasi kepegawaian.

Reliability (keterandalan), mengukur keterandalan dan konsistensi alat ukur yang digunakan.

Practicality (kepraktisan), Mengukur alat penilaian prestasi kerja yang mudah digunakan dan dimengerti oleh penilai dan bawahannya.

Aceeptability (dapat diterima), Mengukur kemampuan penilai dalam melakukan penilaian sesuai dengan kemampuan tugas dan tanggungjawab bawahannya. Mengkomunikasikan dan mendefinisikan dengan jelas standar dari unsur-unsur penilaian yang harus dicapai.

 

Sumber : Pembinaan Etos Kerja dan Rukyah PNS; BKD Kab. Majalengka;  2010